Saturday, 22 November 2014

Cara Memelihara Anthurium

Share & Comment
Pemeliharaan Anthurium
 
cara memelihara anthurium yaitu :
1.      Penyiraman
            Para penghobi biasanya terlalu sayang pada tanamannya dan melakukan penyiraman terlalu sering karena takut Anthuriumnya mengalami kekeringan. Memang pada bagian atas media terlihat cepat kering tetapi mereka tidak mengecek kelembaban media dibagian dalam. Hal ini bisa di antisipasi dengan menggunakan media tanam seporous mungkin dan melubangi sisi pot untuk kebutuhan udara pada akar. Anthurium hanya membutuhkan kelembaban yang terjaga, bukan media yang basah terus menerus. Anthurium bisa menyerap makanan melalui udara karena itu berikan media yang tidak terlalu padat untuk menjaga susunan udara pada media tetap terjaga. Sebelum menyiram anda bisa mencelupkan jari anda pada media, apabila terasa masih lembab sebaiknya penyiraman ditunda dulu.
2.       Memotong bagian tanaman yang sakit
            Jika mengalami gangguan seperti daun timbul bercak yang cukup parah, para penghobi merasa sayang untuk memotong bagian yang sakit. Mereka melakukan pengobatan berharap daun yang sudah rusak ( kuning,kering ) kembali menjadi hijau. Perlu diperhatikan jika kerusakan sudah parah sebaiknya langsung di potong saja, karena penyebaran penyakit sangat cepat terutama jenis jenmanii. Anthurium yang sakit akan mengakibatkan pertumbuhan yang lambat, jadi lebih baik anda tidak ragu untuk memotong bagian yang sakit tetapi tunas baru bisa tumbuh lebih cepat.
3.      Mengecek kesehatan akar
            Seringkali hobiis takut membongkar media untuk mengecek kesehatan akar Anthurium, mereka terlambat membongkar media dan kebusukan akar sudah parah, pada tingkat parah kebusukan akar bisa dilihat dengan pertumbuhan yang berhenti dan daun lama mulai menguning. Akar yang sehat sangat penting bagi optimalnya pertumbuhan Anthurium, apabila akar terlalu sedikit dan masih dalam penyembuhan nutrisi akan digunakan untuk tumbuhnya akar dulu, sehingga pertumbuhan tunas akan berhenti sampai akar tumbuh cukup banyak. Jadi lakukan pengecekan akar secara berkala dan jangan takut kalau Anthurium akan stress apabila dibongkar medianya, yang penting menjaga akar tidak putus ketika media di bongkar.
4.      Lakukan repotting
            Ukuran pot harus selalu disesuaikan dengan besar tanaman, umumnya para hobiis membiarkan Anthurium tumbuh besar tetapi pot tidak diganti. Yang terjadi akar tidak bisa tumbuh bebas dan saling membelit satu sama lain karena pertumbuhan akar sudah menyentuh batas tepi pot, hal ini menyebabkan Anthurium terganggu pertumbuhannya terutama pada ukuran induk yang menghambat pertumbuhan tongkol. Lakukan repotting ketika akar sudah menyentuh tepi pot, hati-hati jangan sampai teralu banyak akar yang putus, ganti media tanam lama dengan yang baru dan sterilkan terlebih dahulu.
5.      Pupuk
            Anthurium berharga mahal tentu saja hanya dimiliki oleh kalangan berduit yang tentu saja menjalani kesibukan dalam rutinitas sehari-hari. Umumnya mereka hanya memberikan pupuk kimia yang praktis dalam kemasan dan meninggalkan pemakaian pupuk organik. Dan biasanya karena ingin Anthurium cepat tumbuh besar mereka memberi pupuk kimia terlalu banyak/over dosis. Pupuk organik juga dibutuhkan untuk lebih cemerlangnya tampilan daun Anthurium ataupun produktivitas tongkolnya, dan terjadinya over dosis pada pemberian pupuk kimia sangat fatal akibatnya. Tetaplah memakai pupuk organik dan pergunakan pupuk kimia sesuai dosis yang dianjurkan.
6.      membedakan variegata dan penyakit
            Seringkali karena melihat warna daun yang kuning atau putih samar para hobiis mengira bahwa tanamannya mengalami mutasi menjadi variegata. Nah beberapa hari kemudian mereka baru menyadari bahwa itu disebabkan gangguan hama, jamur atau kekurangan unsur yang dibutuhkan. Ini masih sering terjadi terutama pada pemula yang memang belum tahu tentang variegata yang sebenarnya.
7.      Menjemur di sinar matahari
            Bagi para penghobi yang belum punya green house yang memenuhi syarat dengan naungan shading net, umumnya anthurium diletakkan di teras atau dalam ruangan yang teduh di dalam rumah. Apalagi dengan banyaknya kasus pencurian anthurium mereka takut anthuriumnya hilang dan selalu menempatkan didalam ruangan tanpa memperhatikan kebutuhan sinar matahari untuk fotosintesis. Rajin-rajinlah menjemur Anthurium di pagi hari semakin sering semakin baik, untuk menjaga kesegaran warna dan tumbuh roset sesuai harapan.

8.      Jangan terlalu sering mengkilapkan daun
Karena ingin Anthuriumnya selalu tampil bersih dan indah, para hobiis mengkilapkan daun dengan cairan pengkilap kimia dengan intensitas terlalu sering. Untuk pengelapan sehari-hari sebenarnya cukup menggunakan air bersih ( air mineral kemasan ) atau air biasa yang sudah diendapkan. Pengkilapan dengan cairan khusus cukup dilakukan dua minggu sekali atau sebulan sekali. Jika terlalu sering akan mengakibatkan terhambatnya proses asimilasi dan fotosintesis pada stomata daun.
9.      Pengobatan yang tidak sesuai penyebabnya
            Para penghobi masih banyak yang belum tahu perbedaan penyakit yang disebabkan jamur, ulat, serangga, bakteri ataupun kurang nutrisi. Sehingga banyak yang melakukan pengobatan tidak sesuai yang menyebabkan penyakit tidak kunjung terobati. Kenali dulu penyebabnya dan gunakan fungisida, bakterisida, insektisida atau pemberian nutrisi yang cukup. Ada juga yang menggunakan antiseptik untuk mengobati penyakit Anthurium, sebenarnya hanya berpengaruh sedikit pada bakteri saja tidak bisa menghilangkan sepenuhnya bakteri, jamur, cendawan ataupun ulat dan serangga. Sebelum anda memelihara Anthurium, sebaiknya anda memahami karakter Anthurium untuk bisa tumbuh optimal.
            Perawatan Anthurium sebenarnya relatif mudah, sifatnya yang bisa hidup di ruangan/indoor yang minim cahaya dan daun tanaman ini juga tahan lama tidak cepat layu. Meski demikian anda harus memahami beberapa faktor penting dalam merawat Anthurium, setelah itu baru mempelajari syarat tumbuh seperti media tanam, unsur hara, pot, atau perawatan tongkol.Berikut ini beberapa faktor utama dalam pemeliharaan anthurium :1.Sinar MatahariDi alam habitat aslinya Anthurium hidup dibawah naungan pohon yang rindang, teduh hanya mendapat sinar matahari sekitar 25 % untuk proses fotosintesis, jika mendapat sinar matahari langsung akan menyebabkan daun terbakar (sunburn) menjadi kering coklat dan layu. Idealnya digunakan paranet 75 % untuk meredam sinar matahari. Jika mungkin dengan keterbatasan lahan, anthurium dimasukkan dalam ruangan ataupun teras pastikan Anthurium tetap mendapatkan cahaya dengan cara menjemur di pagi hari seminggu sekali, atau memasang lampu fluorescent untuk membantu proses fotosintesis. Kekurangan sinar matahari juga mengakibatkan daun pucat dan kusam terkesan kurang sehat. Memang beberapa jenis Anthurium ada yang lebih tahan sinar matahari diantaranya jenis Gelombang Cinta atau varian hitam, tetapi juga tak lebih dari 35 %.2.SuhuUntuk tumbuh optimal Anthurium membutuhkan suhu antara 15-29 derajat Celcius, karena produksi klorofil lebih banyak yang membuat daun lebih hijau dan mengkilap, jika suhu lebih dari ini daun akan terlihat pucat dan pudar. Anda bisa memasang alat pengukur suhu di area sekitar tanaman supaya bisa mengontrol dan melakukan langkah antisipasinya misalnya pengabutan pada daun dan media tanam.3.KelembabanAnthurium adalah tanaman yang sangat membutuhkan air, idealnya kelembaban berkisar dari 75-90%, bila kurang dari ini ( kering ) akan mengakibatkan daun keriput dan menguning. Sebaliknya jika kelembaban berlebih akan memunculkan penyakit terutama cendawan yang mengakibatkan kebusukan akar.4.Sirkulasi UdaraAnthurium membutuhkan sirkulasi udara yang baik, jika sirkulasi udara kurang akan menyebabkan banyak penyakit terutama jamur dan unsur hara tidak terserap secara maksimal dan akan berakibat lambatnya pertumbuhan Anthurium atau daun

Semoga bermanfaat bagi anda penghobis tanama Anthurium

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Manfaat Produk :

A.     Ditaruh Dalam Ruangan

1.       Sebagai Penghasil Oksigen, Ruangan menjadi sejuk.
2.       Menghasilkan CO2/Carbondioksida, Mengatasi anda yang susah tidur.
3.       Menghiasi ruangan anda, Ruangan anda akan terlihat asri.
4.       Menghilangkan Stres, Dengan melihat warna hijau, fikiran anda akan jauh lebih tenang dan mampu meningkatkan imajinasi.
5.       Menyerap polusi udara seperti rokok.
6.       Dsb.

B.      Untuk Souvenir Pada Acara Pernikahan
C.      Untuk Souvenir Pada Acara Rapat
D.     Untuk Souvenir Pada Acara Seminar
E.      Untuk Souvenir Pada Acara Penghijauan
F.       Dll.

Untuk Melihat Produk Lebih Lengkap Silahkan Klik Di Bawah Ini :

http://www.gogreensouvenir.com/p/blog-page_15.html


Tags:

Written by

We are the second largest blogger templates author, providing you the most excellent and splendid themes for blogger cms. Our themes are highly professional and seo Optimized.

0 komentar:

Post a Comment

 
@2014 | Published By Pro Templates Lab | Tuts | Designed by Templatezy | Powered By Blogger