Budidaya Lobak

Share & Comment
Lobak
Klasifikasi
Kingdom         : Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom    : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi    : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi               : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas               :Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas        :Dilleniidae
Ordo                :Capparales
Famili              : 
Brassicaceae (suku sawi-sawian)
Genus              : Raphanus
Spesies            : Raphanus sativus var. hortensis L.
Deskripsi
Lobak adalah tumbuhan yang masuk ke dalam famili Cruciferae. Bentuk umbi lobak seperti wortel, tapi isi dan kulitnya berwarna putih. Tanaman lobak berasal dari Tiongkok, dan telah banyak diusahakan di Indonesia. Tanaman yang mudah ditanam baik di dataran rendah maupun pegunungan. Tanaman lobak mempunyai batang lunak membentuk umbi, putih pucat. Daun tunggal, lonjong, tepi daun bergerigi, ujung dan pangkal rompang warna hijau dan berbulu. Perbungaan bentuk tandan, di ujung batang, benang sari kuning kehijauan, kelopak hijau, mahkota lonjong warna putih. Buah lonjong warna cokelat. Biji lonjong
Syarat tumbuh
Iklim           :      Tanaman lobak cocok ditanam dengan kondisi iklim udara lembab dan dingin.
Daerah       :      Tanaman lobak dapat tumbuh baik di daerah dataran rendah ataupun di dataran tinggi hingga 1000m dpl.
Tanah        :      Tanah yang dikehendaki bagi tanaman lobak ialah tanah lempung ringan, gembur dan subur atau banyak mengandung humus, lapisan atas tanah yang tidak mengandung kerikil (batu-batu kecil), dan derajat keasaman tanah 5-6.
Waktu penanaman yang cocok adalah saat musim hujan atau awal musim kemarau. Untuk penanaman pada musim kemarau, Waktu penanaman yang cocok adalah saat musim hujan atau awal musim kemarau. Untuk penanaman pada musim kemarau, tanaman harus cukup air.
Budidaya
1.      Pengolahan lahan.
Lakukan pengolahan lahan dengan cara dicangkul atau ditraktor, seperti yang biasa dilakukan, hingga lahan siap tanam, dengan jarak tanam 10 cm x 20 cm. Dibuat alur dengan jarak 30 cm
2.      Penyiapan benih
Biji langsung ditanam tanpa disemai terlebih dahulu. Biji ditanam pada lubang tanam sebanyak (2-3) biji/lubang tanam. Ditutup dengan tanah tipis-tipis, biji akan tumbuh 4 hari kemudian.
3.      Pemupukan.
A.    Pupuk dasar. Pupuk yang digunakan, untuk lahan seluas 1 ha, adalah campuran (2–5) ton pupuk kandang + (100-150) kg ABG-Bios + (20–25) kg campuran pupuk kandang, dedak dan ABG-BIO yang telah diaktifkan (seperti tersebut di atas) + 100 kg Urea + 25 kg SP-36 + 25 kg KCl. Pupuk diberikan dalam lubang tugal sekitar 5 cm dari tanaman pada (3–7) hari setelah tanam, diaduk secara merata, dan disebar merata pada bedengan/alur tanam.
B.     Pupuk susulan. Sebagai pupuk susulan gunakan campuran 100 kg Urea + 50 kg SP-36 + 100 kg KCl + (100–150) kg ABG-Bios, atau sekitar 6 gram/tanaman, diberikan pada (25-30) HST. Pupuk ditempatkan di sekeliling tanaman, dan selanjutnya dilakukan pembumbunan, sehingga membentuk guludan, yang berasal dari tanah di sepanjang barisan yang ditinggikan. Pemupukan dilakukan setelah penyiangan gulma.
4.      Pemeliharaan.
Pemeliharaan meliputi penyiangan dan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT). Penyiangan (weeding) dilakukan (2–3) kali, dengan menyingkirkan gulma di sekitar daerah perakaran. Pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida, sesuai dengan yang dianjurkan untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit.
5.      Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama pada lobak :
·         Ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufn) Ciri-ciri hama ulat tanah yaitu Imago dari hama ini aktif terbang pada senja dan malan hari. Ulat tanah berwarna hitam atau hitam keabu-abuan, aktif merusak  tanaman pada malam hari.  Lamanya siklus (daur) hidup antara 6-8 minggu. Gejala serangan hama ulat pada tanaman lobak adalah tanaman lobak terkulai atau rebah pada bagian tanaman yang diserang terutama bagian pangkal daun atau titik tumbuh tanaman yang masih muda. Pengendalian hama ulat tanah pada tanaman lobak dapat dilakukan dengan cara mengumpulkan ulat kemudian dibunuhnya, dan menjaga kebersihan kebun dari rumput-rumput liar (gulma) maupun sisa-sisa tanaman sebagai tempat sarang hama. Pengendalian secara kimiawi dengan menggunakan insektisida furadan yang disebar dan dicampur merata dengan tanah sewaktu akan tanam atau disemprot dengan insektisida seperti Hostathion 40EC 1-2cc/liter pada permukaan tanah disekeliling tanaman.
·         Kumbang daun (Phylloreta Vittata F.) Ciri-ciri hama kumbang daun Kumbang daun ukurannya kecil, berwarna hitam atau kecoklat- coklatan dengan sayap berwarna kuning. Telur diletakkan secara berkelompok pada kedalaman tanah sekitar  2-3cm.  Lamanya daur hidup kumbang daun antara 3-4 minggu. Gejala serangan kumbang daun menyebabkan daun menjadi berlubang-lubang kecil. Serangan berat biasanya terjadi pada musim kemarau. Pengendalian hama kumbang daun dapat dilakukan dengan cara membersihkan kebun dari rumput-rumput liar (gulma) maupun sisa-sisa tanaman, dan melakukan pergiliran tanaman yang bukan sefamili.
Penyakit yang menyerang tanaman lobak adalah :
·         Bercak daun patogen penyakit adalah Cendawan Corcospora Brassicicola P. Henn. Gejara serangan mula-mula tampak bercak-bercak kecil kebasah-basahan pada tepi daun, kemudian bercak berkembang ke dalam jaringan daun sehingga warnanya berubah menjadi kecoklat-coklatan. Pengendalian penyakit bercak daun pada tanaman lobak dapat dilakukan dengan cara melakukan pencabutan tanaman yang sakit agar tidak menular kepada tanaman yang sehat, dan melakukan pergiliran tanaman yang bukan sefamili. Pengendalian secara kimiawi disemprot dengan fungisida efektif, misalnya Dithane M-45 pada konsentrasi yang dianjurkan.
·         Penyakit layu dan busuk akar adalah Cendawan Pythium Splendens Braun. Gejala serangan Cendawan Pythium adalah tanaman menjadi layu, batang dan akar-akarnya busuk. Layu tanaman dimulai dari ujung-ujung daun tanaman dewasa. Serangan penyakit ini terjadi pada tanah yang terlalu basah. Pengendalian penyakit layu dan busuk akar pada tanaman lobak dapat dilakukan dengan cara memperbaiki drainase tanah, serta mencabut tanaman yang sakit agar tidak menular kepada tanaman yang sehat.


6.      Panen dan Pasca Panen
Umur panen pada tanaman lobak adalah 60 HST.  Pemungutan buah jangan sampai terlambat, karena umbi akan menjadi kaku. Cara panen lobak dilakukan dengan mencabut seluruh bagian tanaman dengan tangan atau alat kored maupun cangkul secara hati-hati agar tidak mengenai umbi. Bila tanahnya terlalu padat sebaiknya disiram atau digemburkan dahulu untuk memudahkan pencabutan. Panen lobak sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, yakni pada saat suhu udara dan penguapan air tidak terlalu tinggi.
Pasca panen meliputi :
a.       Pembersihan 
Ditempat penampungan hasil, umbi lobak dibersihkan dari daunnya, yakni dengan cara memotong tangkai daun untuk ditinggalkan bersama umbinya sepanjang 4-5cm. Kemudian lakukan sortasi atau pemisahan umbi yang abnormal, rusak atau cacat. Sedangkan untuk lobak daun hanya membuang (membersihkan) beberapa helai daun, selanjutnya disortasi berdasarkan ukuran yang seragam.
b.   Pencucian
Umbi lobak ataupun lobak daun yang telah disortasi segera dicuci bersih dalam air yang mengalir atau disemprot dengan air. Setelah pencucian segera ditiriskan di tempat yang teduh.
c.       Pengklasifikasian 
Untuk sasaran pasar swalayan atau di ekspor, umbi-umbi ataupun daun-daun lobak sebaiknya diklasifikasikan menurut jenis dan ukuran yang seragam. Misalnya kelas umbi lobak merah dengan ukuran panjang 20cm dan berat rata-rata 400gram/umbi. Dan untuk umbi putih dengan berat rata-rata 800gram/umbi. Pengklasifikasikan ini disesuaikan dengan permintaan pasar.
d.      Pengemasan atau pewadahan
Pengemasan umbi ataupun daun-daun lobak untuk memudahkan pengiriman ke pasar lokal biasanya dilakukan dalam keranjang bambu atau plastik, sedangkan pengiriman ke pasar swalayan atau ekspor biasanya dikemas dalam kontainer plastik yang ditutup polietiline berlubang kecil.



------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Go Green Souvenir
Jual souvenir Pernikahan
Souvenir bertema kan go green, souvenir bibit tanaman dan lain-lain. (Partai besar atau kecil)
Hubungi kami ( untuk mendapatkan katalog ):
089 631 383 425
Pin 7db7f6be
berikut beberapa contoh produknya:

























Tags:

Written by

We are the second largest blogger templates author, providing you the most excellent and splendid themes for blogger cms. Our themes are highly professional and seo Optimized.

 
@2014 | Published By # | Tuts | Designed by # | Powered By restu agro jaya.