Thursday, 18 September 2014

Ikan nila

Share & Comment

KLASIFIKASI IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

Secara umum  klasifikasi  ikan  nila  menurut  Trewavas  dalam Suyanto (2003),  adalah sebagi berikut;
 Filum Chordata,
 Sub FilumVertebrata,
 Kelas Osteichtyes, 
Sub Kelas Acanthopterigii,
 OrdoPercomophy, 
Sub Ordo Percoidea,
 Famili Cichilidae,
Genus Oreochromis,
 Spesies Oreochromis niloticus.
ikan nila mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : bentuk tubuh panjang dan ramping, sisiknya besar berjumlah 24 buah, terdapatgurat sisi (linea lateralis) terputus-putus di bagian tengah badan kemudian berlanjut tetapi letaknya lebih kebawah dari pada letak garis yang memanjang di atas sirip dada,  matanya menonjol dan bagian tepinya berwarna putih.Tubuh berwarna kehitaman atau keabuan, dengan beberapa pita gelap melintang (belang) yang makin mengabur pada ikan dewasa. Ekor bergaris-garis tegak berjumlah 7-12 buah.
Ikan nila dilaporkan sebagai pemakan segala (omnivora),  pemakanplankton,  sampai pemakan aneka tumbuhan sehingga ikan ini perkirakan dapat dimanfaatkan sebagai pengendali gulma air. Ikan ini mudah berkembang biak. Secara alami, ikan nila (dari perkataan Nile, Sungai Nil)ditemukan mulai dari Syria di utara hingga Afrika Timur sampai ke Kongodan Liberia. Pemeliharaan ikan ini diyakini pula telah berlangsung semenjakperadaban Mesir purba. Karena mudahnya dipelihara dan dibiakkan, ikan inisegera diternakkan di banyak negara sebagai ikan konsumsi, termasuk diberbagai daerah di Indonesia. Ikan nila dijual dalam keadaan segar, dandaging ikan nila sering dijadikan fillet (Wikipedia, 2010).
Suyanto (2003), ikan nila hidup di perairan tawar seperti sungai,danau, waduk dan rawa. Ikan nila dapat hidup di perairan yang dalam dan luasmaupun di kolam yang sempit dan  dangkal dengan kisaran kadar garam 0-35permil. Nila juga dapat hidup di sungai yang tidak terlalu deras aliranya. Suhuoptimal untuk ikan nila antara 25-300C.
Djarijah  (2002),  menyatakan  bahwa  ikan  nila  dan  mujair merupakan sumber  protein  hewani  murah  bagi  konsumsi  manusia. Karena  budidayanya mudah,  harga  jualnya  juga  rendah.  Budidaya dilakukan  di  kolam-kolam  atau tangki  pembesaran.  Pada  budidaya intensif,  nila  dan  mujair  tidak  dianjurkan dicampur dengan ikan lain karena memiliki perilaku agresif. Nilai kurang bagi ikan ini sebagai bahan konsumsiadalah kandungan  asam lemak omega-6 yang tinggi sementara asam lemakomega-3 yang rendah. Komposisi ini  kurang baik bagi mereka yang memiliki penyakit yang berkaitan dengan peredaran darah.

Komposisi  kimia  daging  ikan  nila  menurut  Rukmana  (2003), adalah sebagai berikut; air 65%, protein 17,5%, lemak 3,3% dan abu 0,9%. Ditambahkan Awang et al., (2002)  ikan nila mengandung sumber asamamino yang berguna seperti treonin (175,2 mg/g), leusin  (62 mg/g), lisin(20,5 mg/g), metionin (11 mg/g), fenilalanin (30 mg/g) dan tryptophan (15mg/g).

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Go Green Souvenir
Jual souvenir Pernikahan
Souvenir bertema kan go green, souvenir bibit tanaman dan lain-lain. (Partai besar atau kecil)
Hubungi kami ( untuk mendapatkan katalog ):
089 631 383 425
Pin 7db7f6be
berikut beberapa contoh produknya:

























Tags:

Written by

We are the second largest blogger templates author, providing you the most excellent and splendid themes for blogger cms. Our themes are highly professional and seo Optimized.

0 komentar:

Post a Comment

 
@2014 | Published By Pro Templates Lab | Tuts | Designed by Templatezy | Powered By Blogger