Studi Kasus Startifikasi Sosial Tertutup

Share & Comment
Studi Kasus Startifikasi Sosial Tertutup

Sistem kasta di India telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Istilah untuk kasta dalam bahasa India adalah yati, sedangkan sistemnya disebut varna. Menurut kitab Rig-Veda dan kitab-kitab Brahmana, dalam masyarakat India kuno dijumpai empat varna yang tersusun dari atas ke bawah. Masing-masing adalah kasta Brahmana, Ksatria, Vaicya dan Sudra. Kasta Brahmana merupakan kasta pendeta, yang dipandang sebagai lapisan tertinggi. Ksatria merupakan kasta orang-orang bangsawan dan tentara, dipandang sebagai lapisan kedua. Kasta Vaicya merupakan kasta para pedagang yang dianggap sebagai lapisan menengah (ketiga) dan Sudra adalah kasta orang-orang biasa (rakyat jelata). Mereka yang tak berkasta, adalah golongan Parta, susunan kasta tersebut sangat kompleks dan hingga kini masih dipertahankan dengan kuat, walaupun orang-orang India sendiri kadangkala tidak mengakuinya.
Sistem kasta semacam di India, juga dijumpai di Amerika Serikat, di mana terdapat pemisahan yang tajam antara golongan kulit putih dengan kulit berwarna terutama orang-orang Negro. Sistem tersebut di kenal dengan segregation yang sebenarnya tak berbeda jauh dengan sistem apartheid yang memisahkan golongan kulit putih dengan golongan asli (pribadi) di Uni Afrika Selatan.
Sistem lapisan yang tertutup, dalam batas-batas tertentu juga dijumpai pada masyarakat Bali. Menurut kitab-kitab suci orang Bali, masyarakat terbagi dalam empat lapisan, yaitu Brahmana, Satria, Vesta dan Sudra. Ketiga lapisan pertama biasa disebut triwangsa sedangkan lapisan terakhir disebut jaba yang merupakan lapisan dengan jumlah warga terbanyak. Keempat lapisan tersebut terbagi lagi dalam lapisan-lapisan khusus. Biasanya orang-orang mengetahui dari gelar seseorang, ke dalam kasta mana dia tergolong, gelar-gelar tersebut diwariskan menurut garis keturunan laki-laki yang sepihak patrilineal adalah Ida Bagus, Tjokorda, Dewa, Ngahan, Bagus, I Gusti. Gelar pertama adalah gelar orang Brahmana, gelar kedua sampai dengan keempat bagi orang-orang Satria, sedangkan yang kelima dan keenam berlaku bagi orang-orang Vaicya. Orang-orang Sudra juga memakai gelar-gelar seperti Pande, Kbon, Pasek dan selanjutnya. Dahulu kala gelar tersebut berhubungan erat dengan pekerjaan orang-orang yang bersangkutan. Walupun gelar tersebut tidak memisahkan golongan-golongan secara ketat, tetapi sangat penting bagi sopan santun pergaulan. Disamping itu hukum adapt juga menetapkan hak-hak bagi si pemakai gelar, misalnya, dalam memakai tanda-tanda, perhiasan-perhiasan, pakaian tertentu dan lain-lain. Kahidupan sistem kasta di Bali umumnya terlihat jelas dalam hubungan perkawinan. Seorang gadis suatu kasta tertentu, umumnya dilarang bersuamikan seorang dari kasta yang lebih rendah.

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 
Go Green Souvenir
Jual souvenir Pernikahan
Souvenir bertema kan go green, souvenir bibit tanaman dan lain-lain. (Partai besar atau kecil)
Hubungi kami ( untuk mendapatkan katalog ):
089 631 383 425
Pin 7db7f6be
berikut beberapa contoh produknya:












































Tags:

Written by

We are the second largest blogger templates author, providing you the most excellent and splendid themes for blogger cms. Our themes are highly professional and seo Optimized.

 
@2014 | Published By # | Tuts | Designed by # | Powered By restu agro jaya.