Wednesday, 27 August 2014

Sistem Stratifikasi Sosial Tertutup Pada Masyarakat

Share & Comment
Sistem Stratifikasi Sosial Tertutup Pada Masyarakat

Dalam sistem stratifikasi sosial tertutup bersifat tetap. Satu-satunya jalan supaya berada pada suatu lapisan kelas tertentu adalah melalui kelahiran. Pada stratifikasi ini, gerak sosial tidak dapat terjadi karena seseorang tidak dapat naik, atau bahkan turun ke kelas sosial lainya. Misalnya, stratifikasi sosial yang berlaku pada sistem kasta dalam agama Hindu di India.
Pada sistem kasta,  kedudukan seseorang sudah ditentukan berdasarkan kelahiran dan biasanya berlaku turun-temurun. Seseorang yang dilahirkan dengan kasta tertentu akan sulit untuk berpindah kedudukannya menjadi kasta lain yang lebih tinggi. Namun, untuk turun kasta dimungkinkan terjadi jika seseorang melakukan perbuatan tercela atau melanggar adat sehingga ia diturunkan kastanya sebagai bentuk hukuman.
Sistem tertutup jelas terlihat pada masyarakat India yang berkasta. Atau di dalam masyarakat yang feudal, atau masyarakat di mana lapisannya tergantung pada perbedaan-perbedaan rasial. Apabila telaah pada masyarakat India, sistem lapisan di sana sangat kaku dan menjelma dalam diri kasta-kasta. Kasta di India mempunyai ciri-ciri tertentu, yaitu:
1)      Keanggotaan pada kasta diperoleh karena kewarisan/ kelahiran. Anak yang lahir memperoleh kedudukan orang tuanya.
2)      Keanggotaan yang diwariskan tadi berlaku seumur hidup, oleh karena seseorang tak mungkin mengubah kedudukannya, kecuali bila ia dikeluarkan dari kastanya.
3)      Perkawinan bersifat endogam, artinya harus dipilih dari orang yang sekasta.
4)      Hubungan dengan kelompok-kelompok sosial lainnya bersifat terbatas.
5)      Kesadaran pada keanggotaan suatu kasta yang tertentu, terutama nyata dari mana kasta, identifikasi anggota pada kastanya, penyesuaian  diri yang ketat terhadap norma-norma kasta dan lain sebagainya.
6)      Kasta diikat oleh kedudukan-kedudukan yang secara tradisional telah ditetapkan.
7)      Pretise suatu kasta benar-benar diperhatikan.

Stratifikasi ini adalah stratifikasi dimana anggota dari setiap strata sulit mengadakan mobilitas vertikal. Walaupun ada mobilitas tetapi sangat terbatas pada mobilitas horisontal saja. Contoh, Sistem kasta: Kaum Sudra tidak bisa pindah posisi naik di lapisan Brahmana. Rasialis:
Kulit hitam (negro) yang dianggap di posisi rendah tidak bisa pindah kedudukan di posisi kulit putih. Feodal: Kaum buruh tidak bisa pindah ke posisi juragan/ majikan.
Sistem Stratifikasi Sosial Tertutup Pada Masyarakat

Dalam sistem stratifikasi sosial tertutup bersifat tetap. Satu-satunya jalan supaya berada pada suatu lapisan kelas tertentu adalah melalui kelahiran. Pada stratifikasi ini, gerak sosial tidak dapat terjadi karena seseorang tidak dapat naik, atau bahkan turun ke kelas sosial lainya. Misalnya, stratifikasi sosial yang berlaku pada sistem kasta dalam agama Hindu di India.
Pada sistem kasta,  kedudukan seseorang sudah ditentukan berdasarkan kelahiran dan biasanya berlaku turun-temurun. Seseorang yang dilahirkan dengan kasta tertentu akan sulit untuk berpindah kedudukannya menjadi kasta lain yang lebih tinggi. Namun, untuk turun kasta dimungkinkan terjadi jika seseorang melakukan perbuatan tercela atau melanggar adat sehingga ia diturunkan kastanya sebagai bentuk hukuman.
Sistem tertutup jelas terlihat pada masyarakat India yang berkasta. Atau di dalam masyarakat yang feudal, atau masyarakat di mana lapisannya tergantung pada perbedaan-perbedaan rasial. Apabila telaah pada masyarakat India, sistem lapisan di sana sangat kaku dan menjelma dalam diri kasta-kasta. Kasta di India mempunyai ciri-ciri tertentu, yaitu:
1)      Keanggotaan pada kasta diperoleh karena kewarisan/ kelahiran. Anak yang lahir memperoleh kedudukan orang tuanya.
2)      Keanggotaan yang diwariskan tadi berlaku seumur hidup, oleh karena seseorang tak mungkin mengubah kedudukannya, kecuali bila ia dikeluarkan dari kastanya.
3)      Perkawinan bersifat endogam, artinya harus dipilih dari orang yang sekasta.
4)      Hubungan dengan kelompok-kelompok sosial lainnya bersifat terbatas.
5)      Kesadaran pada keanggotaan suatu kasta yang tertentu, terutama nyata dari mana kasta, identifikasi anggota pada kastanya, penyesuaian  diri yang ketat terhadap norma-norma kasta dan lain sebagainya.
6)      Kasta diikat oleh kedudukan-kedudukan yang secara tradisional telah ditetapkan.
7)      Pretise suatu kasta benar-benar diperhatikan.

Stratifikasi ini adalah stratifikasi dimana anggota dari setiap strata sulit mengadakan mobilitas vertikal. Walaupun ada mobilitas tetapi sangat terbatas pada mobilitas horisontal saja. Contoh, Sistem kasta: Kaum Sudra tidak bisa pindah posisi naik di lapisan Brahmana. Rasialis:
Kulit hitam (negro) yang dianggap di posisi rendah tidak bisa pindah kedudukan di posisi kulit putih. Feodal: Kaum buruh tidak bisa pindah ke posisi juragan/ majikan.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Go Green Souvenir
Jual souvenir Pernikahan
Souvenir bertema kan go green, souvenir bibit tanaman dan lain-lain. (Partai besar atau kecil)
Hubungi kami ( untuk mendapatkan katalog ):
089 631 383 425
Pin 7db7f6be
berikut beberapa contoh produknya:












































Tags:

Written by

We are the second largest blogger templates author, providing you the most excellent and splendid themes for blogger cms. Our themes are highly professional and seo Optimized.

0 komentar:

Post a Comment

 
@2014 | Published By Pro Templates Lab | Tuts | Designed by Templatezy | Powered By Blogger