Persoalan-persoalan Pertanian

Share & Comment
 Persoalan Persoalan Pertanian
        Banyak persoalan yang dihadapi petani, nelayan dan peternak. Secara umum, masalah tersebut bisa berhubungan langsung dengan produksi (bercocoktanam/budidaya, penangkapan, dan beternak) dan pemasaran hasil-hasil pertanian, keberhasilan produksi/panen oleh petani dengan tingkat harga yang diterima untuk hasil produksinya tersebut merupakan faktor yang sangat mempengaruhi perilaku kehidupan petani. Ada beberapa persoalan yang biasa dihadapi oleh petani antara lain sebagai berikut.
Pendapatan petani hanya diterima setiap musim panen, sedangkan pengeluaran harus diadakan setiap hari, setiap minggu, atau kadang-kadang dalam waktu yang sangat mendesak sebelum panen.
      Petani hanya dapat menyimpan hasil panen yang besar untuk dijual sedikit demi sedikit pada waktu keperluannya tiba. Namun, karena padatnya penduduk maka lahan petani menjadi sangat sempit sehingga hasil bersih tidak cukup untuk hidup layak sepanjang tahun.
Yang sangat merugikan petani adalah pengeluaran yang besar kadang-kadang tidak dapat diatur dan ditunggu sampai panen tiba, misalnya kematian dan pesta perkawinan. Dalam hal tersebut petani sering menjual tanaman pada saat masih hijau di sawah atau di kebun. Penjualan tersebut biasa disebut ijon sehingga harga yang diterima jauh lebih rendah.
      Petani memiliki keperluan besar, misalnya memperbaiki rumah, membeli pakaian atau sepeda. Hal itu hanya dapat dipenuhi pada masa panen. Namun, umumnya harga hasil pertanian rendah saat panen. Jika hal itu terjadi, sebenarnya petani mengalami dua kali terpukul, yaitu pertama harga hasil panen rendah dan kedua petani harus menjual lebih banyak untuk mencapai uang yang diperlukan.
      Berikut adalah persoalan-persoalan yang menyangkut pertanian :
a.       Jarak Waktu (gestation period ) yang lebar antara pengeluaran dan penerimaan pendapatan dalam pertanian.
·   Nelayan penangkap ikan yang dapat menerima hasil setiap hari sehabismenjal; ikannya tidak punya masalah gestation period ini.
·   Tanaman pangan seperti padi jagung dan kacang-kacangan mempunyaipersoalan yang paling menarik. Untuk tanaman yang bersifat musimnanseperti ini maka pada musim panen (dalam keadaan pasar yang normal)terdapat harga yang rendah dan pada musim paceklik terdapat harga yangtinggi.Untuk padi di Jawa : tanam sekitar Nopember-Januari dan dipanen April-Juni.
b.      Pembiayaan Pertanian
Persoalan yang paling sulit dalam ekonomi pertanian adalah : persoalan pembiayaan. Hal ini dikarenakan adanya kemelaratan yang luas di kalanganpetani, keterlibatan mereka pada hutang, baik hutang biasa maupun dengansistem ijon. Untuk mengatasi hal ini diperlukan pemberian kredit kepadapetani dengan bunga yang rendah dan dengan sistim yang sederhana / mudah
c.       Tekanan penduduk dan pertanian
Menurut Malthus (1888) pertumbuhan penduduk menurut deret ukur,sedangkan produksi bahan makanan hanya bertambahh menurut deret hitung.Ternyata keamjuan tehnologi mampu melipat gandakan produksi bahanmakanan dan produksi pertanian pada umumnya. Akan tetapi sampai sekarang Hukum Malthus tersebut masih dianut orang banyak.
Ditinjau dari sudut ekonomi pertanian maka adanya persoalan penduduk dapat dilihat dari tanda-tanda berikut :
- persediaan tanah pertanian yang makin kecil.
- produksi bahan makanan per jiwa yang terus menurun
- bertambahnya pengangguran
- memburuknya hubungan-hubungan pemilik tanah dan bertambahnya hutang-hutang pertanian
Cara mengatasi tekanan penduduk tersebut adalah:
- usaha peningkatan intensifikasi pertanian
- usaha peningkatan ekstensifikasi pertanian
- usaha peningkatan diversifikasi pertanian
- usaha peningkatan rehabilitasi pertanian
- industrialisasi
- pembatasan penduduk melalui KB
- transmigrasi
d.      Pertanian subsisten
Pertanian subsisten adalah suatu sistem bertani dimana tujuan utamanya dari si petani adalah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya beserta keluarganya. Penerimaan pertanian subsisten adalah apa yang dapat dinikmatinya secara pribadi dan bersama-sama masyarakat. Sedangkan biaya adalah apa yang tidak dapat dinikmatinya. (IR. Tutut Dwi Sutiknjo, MP. 2005)

            Solusi yang dapat diberikan untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut adalah melalui pembuatan suatu regulasi pertanian dengan mengusahakan stabilitas harga dan pendapatan petani antara musim yang satu dengan musim lainnya dari tahun ke tahun. Harga dan pendapatan yang rendah akan mengurangi semangat petani berproduksi. Stabilisasi harga dan pendapatan serta ekonomi pada umumya tidak lepas dari tujuan menciptakan iklim usaha yang baik dalam kegiatan ekonomi, baik dalam bidang pertanian maupun non-pertanian


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Go Green Souvenir
Jual souvenir Pernikahan
Souvenir bertema kan go green, souvenir bibit tanaman dan lain-lain. (Partai besar atau kecil)
Hubungi kami ( untuk mendapatkan katalog ):
089 631 383 425
Pin 7db7f6be
berikut beberapa contoh produknya:





















Tags:

Written by

We are the second largest blogger templates author, providing you the most excellent and splendid themes for blogger cms. Our themes are highly professional and seo Optimized.

 
@2014 | Published By # | Tuts | Designed by # | Powered By restu agro jaya.