Jenis-Jenis Angin

Share & Comment
Jenis-jenis angin dibedakan menjadi 8 yaitu:
1)      Angin laut

Angin laut adalah angin yang bertiup dari arah laut ke arah darat yang umumnya terjadi pada siang hari dari pukul 09.00 sampai dengan pukul 16.00. Angin ini biasa dimanfaatkan para nelayan untuk pulang dari menangkap ikan di laut.

2)      Angin darat

Angin darat adalah angin yang bertiup dari arah darat ke arah laut yang umumnya terjadi pada saat malam hari dari jam 20.00 sampai dengan jam 06.00. Angin jenis ini bermanfaat bagi para nelayan untuk berangkat mencari ikan dengan perahu bertenaga angin sederhana.
Prinsip terjadinya angin laut dan angin darat disebabkan karena terjadinya pemanasan di daratan dan lautan oleh matahari.
1.      pada siang hari daratan akan cepat panas dari pada lautan, sehingga temperature daratan lebih tinggi. Tetapi apabila temperature tinggi maka panas akan rendah, sedangkan panas lautan akan tinggi, sehingga terjadi gerakan angin dari lautan kedaratan.
2.      pada malam hari keadaan menjadi sebaliknya sehingga angin bergerak dari daratan kelautan.
3)      Angin lembah

Angin lembah adalah angin yang bertiup dari arah lembah ke arah puncak gunung yang biasa terjadi pada siang hari.

4)      Angin gunung

Angin gunung adalah angin yang bertiup dari puncak gunung ke lembah gunung yang terjadi pada malam hari.

5)      Angin Fohn
Prinsip terjadinya angin lokal (fohn), harus ada gunung yang tinggi melebihi daerah kondensasi ( kurang lebih 2000 m). Bila ada gerakan massa udara menaiki suatu pegunungan mula-mula 26oC, pada waktu mencapai ketinggian 2000 m massa udara mengalami kondensasi dan timbul hujan (winward side). Setiap naik 100 meter temperature akan turun 1-0,6oC jadi pada ketinggian 2000 m akan mengalami penurunan temperature. Massa udara akan mencapai puncak (misalnya 0), penurunan setiap 100 m suhu turun 0,5o C kemudian turun dengan cepat mengakibatkan naiknya temperature setiap 100 m suhu naik 1C. daerah yang dilalui disebut leeward side. Sifat udara pada daerah leeward side biasanya bersuhu tinggi, kecepatan besar sedangkan kelembaban kecil, dikenal sebagai daerah baying-bayang hujan.dilihat dari sifat ini bagi tanaman dapat dikatakan tidak begitu baik, karena akan menyebabkan terjadinya proses evaporasi (dari tanah) transpirasi (dari tanaman) akan lebih besar.
Kadang-kadang angin ini pada tanaman akan mengakibatkan layu, karena tanaman itu tidak dapat mengimbangi jumlah air yang hilang dengan pengambilan air dari didalam tanah. Di Indonesia angin jenis ini terdapat di Sumatra timur, yang dikenal dengan angin bohorok, angin ini merusak tanaman tembakau yang masih muda. Di pulau jawa terdapat didaerah brebes, Cirebon, dan majalengka yang disebut dengan angin kumbang. Bagi daerah-daerah ini tidak merusak bahkan menguntungkan karena didaerah-daerah ini banyak tanaman bawang. Dengan adanya angin ini dapat mengakibatkan daerah disekitar tanaman tidak lembab, dimana keadaan demikian tidak disenangi penyakit dan hama tanaman. Penguapan yang besar dapat dilakukan dengan penyiraman.
Angin fohn di Jawa timur yaitu angin gending, di Sulawesi selatan disebut angin brubuk di amerika utara di sebut angin Chinook, sedangkan di Amerika selatan disebut angin sonda,
Biasanya angin ini bersifat panas merusak dan dapat menimbulkan korban. Tanaman yang terkena angin ini bisa mati dan manusia yang terkena angin ini bisa turun daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit. Jenis angin fohn di Amerika menyebabkan penyakit fohn. Penyakit mengganggu tanaman yang dapat menimbulkan kegelisahan petani dan kadang-kadang dapat menurunkan produksi, misalnya produksi telur.

6)      Angin Munsoon

Angin Munsoon, Moonsun, muson adalah angin yang berhembus secara periodik (minimal 3 bulan) dan antara periode yang satu dengan yang lain polanya akan berlawanan yang berganti arah secara berlawanan setiap setengah tahun. Biasanya pada setengah tahun pertama bertiup angin darat yang kering dan setengah tahun berikutnya bertiup angin laut yang basah. Pada bulan Oktober – April, matahari berada pada belahan langit Selatan, sehingga benua Australia lebih banyak memperoleh pemanasan matahari dari benua Asia. Akibatnya di Australia terdapat pusat tekanan udara rendah (depresi) sedangkan di Asia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi (kompresi). Keadaan ini menyebabkan arus angin dari benua Asia ke benua Australia. Di Indonesia angin ini merupakan angin musim Timur Laut di belahan bumi Utara dan angin musim Barat di belahan bumi Selatan. Oleh karena angin ini melewati Samudra Pasifik dan Samudra Hindia maka banyak membawa uap air, sehingga di Indonesia terjadi musim penghujan. Musim penghujan meliputi seluruh wilayah indonesia, hanya saja persebarannya tidak merata. makin ke timur curah hujan makin berkurang karena kandungan uap airnya makin sedikit. Pada bulan April-Oktober, matahari berada di belahan langit utara, sehingga benua Asia lebih panas daripada benua Australia. Akibatnya, di asia terdapat pusat-pusat tekanan udara rendah, sedangkan di australia terdapat pusat-pusat tekanan udara tinggi yang menyebabkan terjadinya angin dari australia menuju asia.

Di indonesia terjadi angin musim timur di belahan bumi selatan dan angin musim barat daya di belahan bumi utara. Oleh karena tidak melewati lautan yang luas maka angin tidak banyak mengandung uap air oleh karena itu di indonesia terjadi musim kemarau, kecuali pantai barat sumatera, sulawesi tenggara, dan pantai selatan irian jaya.

Antara kedua musim tersebut ada musim yang disebut musim pancaroba (peralihan), yaitu musim kemareng yang merupakan peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau, dan musim labuh yang merupakan peralihan musim kemarau ke musim penghujan. Adapun ciri-ciri musim pancaroba yaitu : Udara terasa panas, arah angin tidak teratur dan terjadi hujan secara tiba-tiba dalam waktu singkat dan lebat.
Angin Munson dibagi menjadi 2, yaitu Munson Barat atau dikenal dengan Angin Musim Barat dan Munson Timur atau dikenal dengan Angin Musim Timur.

7)      Angin Musim Barat

Angin Musim Barat/Angin Muson Barat adalah angin yang mengalir dari Benua Asia (musim dingin) ke Benua Australia (musim panas) dan mengandung curah hujan yang banyak di Indonesia bagian Barat, hal ini disebabkan karena angin melewati tempat yang luas, seperti perairan dan samudra. Contoh perairan dan samudra yang dilewati adalah Laut China Selatan dan Samudra Hindia. Angin Musim Barat menyebabkan Indonesia mengalami musim hujan. Angin ini terjadi pada bulan Desember, januari dan Februari, dan maksimal pada bulan Januari dengan kecepatan minimum 3 m/s.

8)      Angin Musim Timur


Angin Musim Timur/Angin Muson Timur adalah angin yang mengalir dari Benua Australia (musim dingin) ke Benua Asia (musim panas) sedikit curah hujan (kemarau) di Indonesia bagian Timur karena angin melewati celah- celah sempit dan berbagai gurun (Gibson, Australia Besar, dan Victoria). Ini yang menyebabkan Indonesia mengalami musim kemarau. Terjadi pada bulan Juni, Juli dan Agustus, dan maksimal pada bulan Juli.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Go Green Souvenir
Jual souvenir Pernikahan
Souvenir bertema kan go green, souvenir bibit tanaman dan lain-lain. (Partai besar atau kecil)
Hubungi kami ( untuk mendapatkan katalog ):
089 631 383 425
Pin 7db7f6be
berikut beberapa contoh produknya:













































Tags:

Written by

We are the second largest blogger templates author, providing you the most excellent and splendid themes for blogger cms. Our themes are highly professional and seo Optimized.

 
@2014 | Published By # | Tuts | Designed by # | Powered By restu agro jaya.