nimba

Share & Comment

 

Nimba  (Azadirachta indica)

Penggunaan pestisida kimia yang tidak rasional menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Ketergantungan terhadap pestisida sintetis (kimia) mengakibatkan pengembangan metode pengendalian yang lain menjadi terabaikan atau bahkan ditinggalkan. Sebenarnya, usaha tani (agribisnis) tanpa pestisida sintetis bukanlah hal yang mustahil.

Nama daerah  :
        Imba, nimba (Jawa); membha, mempheuh (Madura); intaran, nimba (Bali).
Nama asing    :
     neem, margosa, Indian lilac (Inggris), margosier (Belanda), nim, nimba (Sansekerta), sabah-bah, azad, darkhtu Hind (Arab), dawoon, nambu, baypay (Malaysia), margosa, nimbo (Portugis), tamabin, kamakha (Burma), Indischer   zadrach (Jerman).

Ø  Pohon nimba juga merupakan tanaman yang telah berabad-abad dikenal dan dimanfaatkan di berbagai kawasan dunia.
Ø  Selain itu, pohon nimba dalam bahasa Sansekerta disebut “arishtha” yang berarti penyembuh penyakit (reliever of sickness).
Ø  Dalam Ayurveda; dalam bahasa Sansekerta disebut “nimba” dan ini berasal dari kata “nimbati ivasthyamdadati” yang berarti “neem, to give good health”.

Nimba di perkirakan masuk ke Indonesia karena adanya peran penjajah Belanda dalam membawa plasma nutfah dari luar Indonesia. Tanaman nimba banyak terdapat di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali dan NTB, sering dijumpai di tepi-tepi jalan di kota-kota yang panas dan kering misalnya Jepara, Rembang, Situbondo dan Pamekasan. Di Indonesia, nimba paling banyak ditanam di Bali. Namun, menurut beberapa sumber nimba saat ini menjadi tanaman yang langka khususnya di Jawa.

HABITAT

·                      Tumbuhan ini tahan terhadap iklim yang panas dan kering, di mana suhunya dapat mencapai 50⁰C dan curah hujan tahunan berkisar antara 400 sampai 1.200 mm. Tumbuhan ini juga tahan terhadap kekeringan dan tanah kurus, berbatu, berongga, bahkan tanah yang asam.
·   Kenyataannya tanaman yang tumbuh di daerah yang beriklim dengan curah hujan rendah menghasilkan biji dengan kadar metabolit sekunder tinggi.
Tumbuhan ini juga tumbuh dengan baik di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia. Pohon nimba dapat tumbuh pada berbagai tipe tanah, tetapi yang paling baik adalah yang resapannya baik dan tanah berpasir (pH 6,2 - 7,0). tetap hidup pada suhu tahunan berkisar antara 21⁰ - 32⁰C. Pohon ini sangat toleran terhadap suhu sangat tinggi sampai 49⁰C, kebanyakan tidak tahan terhadap suhu di bawah 4⁰C.


Tags:

Written by

We are the second largest blogger templates author, providing you the most excellent and splendid themes for blogger cms. Our themes are highly professional and seo Optimized.

 
@2014 | Published By # | Tuts | Designed by # | Powered By restu agro jaya.